Ayo Waralaba Ayo Waralaba Ayo Waralaba

Detail Berita / Artikel

5 Kesalahan Paling Sering Dilakukan dalam Menjalankan Usaha Franchise

Administrator Waralaba Dilihat 844 kali

Usaha franchiseatau biasa disebut dengan waralaba banyak diminati orang. Khususnya mereka yang baru mulai belajar tentang bisnis. Namun mengapa lebih banyak pemula yang mengincar bisnis ini? Alasannya yang paling utama adalah karena usaha ini mudah untuk dijalankan.

Selain menjalankannya mudah, usaha ini juga mudah untuk mempromosikannya. Umumnya dikarenakan jenis usahanya sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas. Akan tetapi yang terlihat itu belum tentu demikian mudah saat dipraktikkan. Biar tidak rugi, sebaiknya Anda menghindari kesalahan yang sering terjadi berikut ini.

Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Berbisnis Franchise

Menerapkan Konsep Usaha yang Belum Terbukti Pasti

Setiap usaha franchise tentu menggunakan sistem dan juga konsep yang berbeda-beda. Sebelum bisnis tersebut ditawarkan harus lebih dulu dilakukan percobaan dengan konsep yang digunakan. 

Baru setelah konsepnya terbukti menghasilkan keuntungan Anda bisa mencoba menerapkannya. Hal ini berlaku untuk setiap pemula dalam bisnis waralaba apapun yang ingin dijalankan. Pilihlah waralaba dengan konsep yang jelas terbukti menjual.

Tak Memperhitungkan Untung Rugi Saat Meminjam Uang

Anda biasanya akan membutuhkan dana yang jumlahnya tidak sedikit di awal bisnis ini. Terutama untuk keperluan sistem kepemilikan brand beserta konsep usahanya. Untuk itu Anda harus cermat sekali membuat perhitungan untung dan rugi.

Karena jika Anda meminjam uang kepada lembaga keuangan akan tinggi risikonya. Terutama bila di tengah jalan bisnis Anda mengalami kendala. Sehingga, modal Anda sulit untuk segera dikembalikan.

Membuka Cabang Baru dengan Terburu-Buru

Bisa dikatakan suatu bisnis franchiseitu sukses jika dilihat dari cabangnya yang bertambah di tempat baru. Akan tetapi kalau usaha tersebut masih belum siap dari segi manajemennya maka justru bisa rugi.

Itu karena membuka cabang baru berarti Anda membutuhkan lebih banyak pula dana operasional. Terutama yang digunakan untuk mengontrol serta membiayai usaha. Jika ingin membuka cabang baru maka bisa kemampuan dengan pihak manajemen.

Tidak Memiliki Standar Seperti SOP dan Training

Sudah semestinya usaha jenis waralaba memiliki standar operasional prosedur (SOP) sendiri. SOP yang tertata rapi dan standar kompetensi untuk sumber daya manusia (SDM) atau karyawan yang baik sangat berpengaruh terhadap kualitas bisnis Anda.

Tanpa adanya SOP dan SDM yang memenuhi standar bisa jadi akan memunculkan risiko pada bisnis ini. Seperti terjadinya kesalahan ketika proses operasional berlangsung. Hingga akhirnya bisa berakibat buruk kepada cabangnya yang lain.

Tidak Didukung dengan Dana Operasional

Pada umumnya usaha waralaba tidak didukung dengan dana operasional dalam jumlah besar. Pemilik usaha biasanya mendapatkan dana dari investor. Lalu sebagian lagi dananya berasal dari franchisoryang turut membuka bisnis tersebut.

Seringnya kesalahan pemilik atau owner adalah tidak mencadangkan dana khusus untuk kegiatan operasional. Padahal masih banyak kegiatan seperti promosi dan sistem lainnya untuk mendukung usaha. Dan berbagai kegiatanfranchisetersebut memang menjadi bentuk kemitraan yang merupakan tanggungan pemilik usaha.

Usaha Franchise,

Member Banner

Google Analytics Alternative