Ayo Waralaba Ayo Waralaba Ayo Waralaba

Detail Berita / Artikel

Tidak Ada Pengaruh Naiknya Dollar Bagi Usaha Waralaba

Administrator Waralaba Minuman Dilihat 920 kali

Peningkatan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap banyak mata uang asing yang terus terjadi saat ini membuat ekonomi global semakin terpuruk. Banyak negara, termasuk Indonesia, telah berusaha untuk memperbaiki nilai tukar mata uang mereka sendiri terhadap dolar dengan banyak cara. Pemerintah Indonesia juga telah membuat kebijakan-kebijakan keuangan dan ekonomi dengan harapan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut akan membantu Indonesia keluar dari krisis ekonomi global yang kita hadapi. Meskipun kenaikan nilai tukar dolar terhadap mata uang lainnya tidak berarti semua hal buruk bisa terjadi pada kondisi perekonomian di Indonesia, tetap saja banyak orang merasa khawatir bahwa kenaikan nilai tukar dolar akan berdampak buruk terhadap bisnis mereka.

Para pelaku usaha kecil, terutama yang menggunakan bahan baku impor, adalah yang paling terpengaruhi oleh kenaikan nilai tukar dolar ini. Karena nilai tukar dolar meningkat, harga banyak bahan baku yang diimpor untuk bisnis makanan seperti kedelai dan daging juga meningkat. Pemilik usaha kecil harus berpikir keras dan mencari solusi yang tepat agar bisnis mereka dapat berlanjut tanpa harus kehilangan pelanggan. Hal ini merupakan sebuah dilema besar, jika mereka tidak ingin kehilangan pelanggan mereka harus membeli bahan baku lebih dengan jumlah sedikit dan mereka akan menghasilkan produk makanan yang lebih sedikit pula untuk menhemat biaya produksi dan jika mereka ingin menjaga jumlah produksi mereka tetap sama, maka mereka harus menaikkan harga produk mereka dan menanggung risiko kehilangan pelanggan . Bisnis yang mendistribusikan produk asing juga dalam bahaya karena harga untuk produk asing akan meningkat seiring dengan meningkatnya nilai tukar dolar.

Namun, naiknya nilai tukar dolar tak ada hubungan langsung dengan bisnis waralaba. Kebanyakan bisnis waralaba di Indonesia beroperasi di sektor makanan dan minuman. Peningkatan nilai dolar tidak memiliki efek yan sangat signifikan terhadap bisnis waralaba karena bahan baku yang digunakan dalam bisnis ini adalah bahan baku lokal sehingga harga bahan-bahan baku ini tidak setinggi bahan baku impor. Bisnis lain yang menggunakan bahan baku impor tidak seberuntung pelaku usaha waralaba.

Hal ini adalah alasan utama mengapa banyak orang yang tertarik untuk melakukan bisnis waralaba di Indonesia. Ada peraturan yang diperuntukkan merek bisnis waralaba asing yang menyatakan setidaknya delapan puluh persen dari bahan baku yang digunakan dalam bisnis mereka harus menggunakan produk lokal. Selain melindungi bisnis bahan baku lokal, peraturan ini juga memberikan keuntungan besar terhadap pemilik usaha di saat krisis seperti sekarang ini.

Dibandingkan dengan membuka usaha yang menggunakan bahan baku impor di Indonesia, membuka bisnis waralaba lebih menguntungkan dalam jangka panjang. Bisnis waralaba menawarkan produk yang sama dengan kualitas yang hampir sama atau setara dibandingkan dengan merek internasional yang terkenal tetapi dengan harga yang lebih rendah.

Dalam rangka untuk membuat bisnis waralaba Anda tumbuh kuat dan mantap, Anda akan harus mempersiapkan rencana bisnis yang tepat dan biaya awal yang cukup untuk membuka bisnis waralaba Anda. Bagi mereka yang membutuhkan bantuan dalam membuka bisnis waralaba mereka, Anda selalu dapat mengambil pinjaman bisnis dari bank atau menggunakan tabungan Anda. Namun, ketika Anda memulai bisnis waralaba Anda, Anda masih harus berhati-hati dalam memilih bisnis yang ingin Anda kembangkan dan mengambil bagian dalam kompetisi karena bisnis waralaba lokal merupakan cukup pesaing bisnis yang cukup kuat. Pilihlah bisnis yang tepat dan memiliki prospek cerah.

Bisnis, Bisnis 2015, Bisnis Indonesia, Daftar Waralaba, Franchise Makanan, Indonesia Waralaba, Makanan Lokal, Peluang Bisnis, Pengertian Waralaba, Ukm Bisnis, Usaha Makanan, Usaha Minuman, Minuman Lokal, Franchise Minuman,

Member Banner

Google Analytics Alternative