Ayo Waralaba Ayo Waralaba Ayo Waralaba

Detail Berita / Artikel

Dampak Bencana Asap Bagi Usaha Kecil

Administrator Waralaba Minuman Dilihat 777 kali

Dampak bencana asap kebakaran hutan di Jambi, Palangkaraya & sekitarnya bagi usaha kecil memang sedikit merepotkan. Bagaimana tidak orang lebih suka berada di dalam rumah, ketimbang  berpergian keluar rumah, hal ini dinilai lebih aman bagi kesehatan.

Luasnya lahan yang terbakar ini yang menjadi penyebab mengapa kabut asap ini tidak dapat dihilangkan dengan cepat. Selain itu cuaca yang kering semakin memudahkan api menyambar apa saja yang ada di sekelilingnya. Hal ini tentu saja akan membuat pemadamam api sulit untuk dilakukan, ditambah titik-titik api yang tersebar luas, membuat konsentrasi pemadaman api sulit dilakukan karena kurangnya personil.

Dampak kebakaran hutan bagi kesehatan

Asap kebakaran hutan seperti ini tentu saja berbahaya untuk kesehatan terutama paru-paru, dan saluran pernafasan lainnya. Terlalu banyak menghisap karbonmonoksida akan membuat paru-paru mengalami kerusakan, selain itu, ada juga pernyakit lain yang akan ditimbulkan oleh adanya kabut asap ini, yaitu ISPA. Untuk sedikit menghalau udara yang tidak sehat ini masyarakat diharapkan untuk menggunakan masker penutup wajah. Hal ini sedikit banyak mengurangi dampak polusi udara yang ada. Memang tidak sepenuhnya berhasil, namun setidaknya dapat mengurangi dampak dari polusi asap tersebut. Kondisi udara yang ada di daerah ini sudah dapat dikatakan tidak sehat, bahkan pada 10 alat pencatat Indeks Standar Pencemaran Udara atau disingkat menjadi ISPU mengatakan bahnwa daerah ini mempunyai pencemaran udara yang sangat berbahaya, dengan angka polutuan di atas 300. Maka dari itu perlu diambil tindakan segera untuk dapat mengatasi masalah kabut asap ini.

Dampak kebakaran hutan bagi usaha kecil

Adanya kabut asap seperti ini tentu saja akan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi beberapa sektor termasuk diantaranya adalah sektor ekonomi dan para pengusaha kecil. Para pedagang yang biasanya dapat berjualan saat ini tidak dapat berjualan dengan bebas. Pasar tidak dapat beroperasi seperti biasanya karena kurangnya pasokan bahan pangan, dan adanya kabut asap tentunya akan sangat menghalangi aktifitas jual beli, selain itu para pembeli juga enggan bepergian karena adanya kabut asap ini.

Para pengusaha yang bergerak dalam sektor parisiwata juga tidak dapat bergerak secara maksimal, karena tidak adanya wisatawan yang datang.  Beberapa usaha lainnya seperti toko kelontong, pengusaha makanan, dll tidak dapat beroperasi sebagai mana mestinya, karena kurangnya minat para pembeli. Selain itu para usahawan yang bergerak dalam sektor industry kecil juga tidak dapat beroperasi dengan baik, karena kabut asap yang sangat menganggu jarak pandang tentunya membuat setiap orang kesulitan untuk bepergian.

Hal ini tentu akan berimbas pada masalah pendapatan dari para pengusaha kecil ini. Penghasilan yang akan didapat tentu akan merosot tajam, bahkan mungkin beberapa dari mereka yang menghentikan sementara usaha mereka hingga kabut asap mereda atau bahkan hilang. Ini tentu akan menjadi kerugian yang besar bagi para pengusaha kecil ini. Untuk itu pemerintah sebaiknya segera megambil tindakan bagaimana cara yang paling baik untuk mengatasi kabut asap tersebut.

Terganggunya sektor ekonomi

Tidak hanya para pengusaha kecil saja yang mengalami kerugian akibat kabut asap ini, sektor industri yang lainnya juga mengalami kerugian akibat dari kabut asap, seperti sektor penerbangan, sektor transportasi, dll. Dampak bencana asap kebakaran hutan di Jambi, Palangkaraya & sekitarnya bagi usaha kecil dan usaha lainnya juga perlu diperhatikan oleh pemerintah, agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar lagi!

Bisnis, Bisnis 2015, Bisnis Indonesia, Daftar Waralaba, Franchise Makanan, Indonesia Waralaba, Makanan Lokal, Peluang Bisnis, Pengertian Waralaba, Ukm Bisnis, Usaha Makanan,

Member Banner

Google Analytics Alternative