Ayo Waralaba Ayo Waralaba Ayo Waralaba

Detail Berita / Artikel

Empat Usaha Waralaba Indonesia yang Sukses Di Kancah Internasional

Administrator Waralaba Makanan Dilihat 2465 kali

Selama ini, kita lebih akrab dengan usaha franchise dari luar negeri, seperti KFC dan McDonald. Padahal, ada beberapa pengusaha dari Indonesia yang berhasil mengembangkan bisnis waralaba mereka ke kancah internasional. Di bawah ini, ada empat usaha waralaba terbaik asal Tanah Air yang bisa menjadi contoh bagi kita dalam membangun bisnis franchise sampai ke luar negeri.

1. J.Co (Johny Andrean)

Sebagian besar orang pasti masih menganggap jika J.Co adalah bisnis waralaba dari luar negeri, seperti halnya Starbucks. Padahal, usaha ini lahir dari tangan warga negara Indonesia bernama Johny Andrean. Sejak tahun 2005, J.Co setidaknya mempunyai 34 gerai yang bukan hanya tersebar di Indonesia, tetapi juga negara lain di Asia. Beberapa di antaranya adalah Filipina, Singapura, Tiongkok (tepatnya Shanghai), dan Malaysia. Sampai sekarang, roti dan donat J.Co masih banyak dinikmati, karena rasanya lezat dan harganya terjangkau. Salah satu kelebihan lainnya adalah pengunjung dapat melihat proses pembuatan roti dan donat tersebut langsung di gerainya.

2. Es Teller 77 (Muniati)

Siapa yang tidak kenal dengan nama tersebut? Es Teller 77 awalnya hanya sebuah warung sederhana besutan Muniati. Dibantu Trisno Budijanto, sang suami, serta Yeni Setiawan dan Sukyanti Nugroho, anak dan menantunya, dia mengembangkan warung tersebut hingga sanggup membuka cabang di tempat lain. Dengan usaha yang keras, Es Teller 77 lalu tersebar ke Indonesia. Tidak sampai di situ, dengan menu khas Nusantara, Es Teller 77 berhasil bertualang ke luar negeri. Di antaranya Singapura, Malaysia, Australia, hingga India.

3. Bumbu Desa (Santoni)

Anda mungkin pernah menemukan restoran bernama Bumbu Desa di beberapa kota. Tempat makan yang didirikan oleh Santoni berawal dari bisnis keluarganya. Di Bumbu Desa, selain menemukan berbagai makanan khas Sunda, kita juga akan disuguhi macam-macam bumbu desa asli yang sekarang makin sulit ditemukan. Dengan menjaga ciri khas asal Tanah Air, Bumbu Desa berhasil berkembang pesat dan sudah memiliki 50 cabang di Indonesia. Bisnis waralaba milik Santoni ini pun sukses terbang ke beberapa negeri tetangga, yaitu Singapura serta Malaysia.

4. Pecel Lele Lela (Rangga Umara)

Pecel lele sekilas tidak menjanjikan untuk masuk ke wilayah bisnis waralaba kuliner. Namun, Rangga Umara berhasil mematahkan persepsi tersebut. Di tahun 2006, Rangga mulai mengolah pecel lele sebagai produk utama dari bisnis waralabanya. “Lela” pada nama produk ciptaan Rangga ini merupakan singkatan dari “Lebih Laku”. Santapan yang awalnya jadi pendamping ini berhasil diubah menjadi primadona yang menarik minat konsumen. Sampai sekarang, Pecel Lele Lela sudah menyebar ke 12 provinsi. Bahkan, Anda bisa menemukan salah satu cabangnya di Negeri Jiran, Malaysia.

Bisnis, Bisnis 2015, Bisnis Indonesia, Daftar Waralaba, Franchise Makanan, Indonesia Waralaba, Makanan Lokal, Peluang Bisnis, Pengertian Waralaba, Ukm Bisnis, Usaha Makanan,

Member Banner

Google Analytics Alternative