Ayo Waralaba Ayo Waralaba Ayo Waralaba

Detail Kiat - Kiat

Beberapa Tips Mengelola Keuangan Usaha

Administrator Kiat Kiat Dilihat 1824 kali

Ada beberapa elemen penting dalam mengelola usaha seperti memaksimalkan pemasaran hingga berhati – hati dalam mengelola keuangan perusahaan yang dijalankan. Ternyata mengelola keuangan dari sebuah lembaga bisnis atau usaha membutuhkan beberapa pendekatan yang khusus agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan keuntungan sesuai dengan yang diinginkan. Kedisiplinan dalam mengelola keuangan usaha dapat berdampak positif bagi kesehatan keuangan lembaga usaha yang dikelola dan juga membantu lembaga usaha menjadi lebih cepat berkembang. Beberapa tips mengelola keuangan usaha berikut ini dapat dijadikan referensi ataupun acuan sederhana bagi siapapun yang baru saja mulai mengelola atau merintis sebuah usaha.

Ada baiknya untuk memisahkan rekening pribadi dari rekening yang digunakan untuk mengelola keuangan usaha. Metode tersebut dilakukan agar seseorang terhindari dari kekacauan penggunaan uang baik itu uang pribadi ataupun uang perusahaan, resiko terpakainya uang pribadi untuk keperluan usaha dan uang perusahaan untuk keperluan pribadi dapat dihindari dengan menggunakan metode ini. Pemisahan rekening pribadi dan usaha juga akan memudahkan memonitor saldo dan membuat perhitungan keuangan menjadi lebih akurat.

Atur anggaran dan pengeluaran bulanan dari perusahaan, termasuk besaran jumlah gaji yang akan diterima. Menggaji diri sendiri merupakan salah satu cara untuk mengelola keuangan perusahaan agar akurat dan transparan. Tentukan besaran gaji berdasarkan nilai jabatan dan besarnya kebutuhan setiap bulannya. Dengan menggaji diri sendiri, maka pendapatan perusahaan yang tersisa setelah dipotong biaya produksi dan operasional perusahaan setiap bulannya dapat dihitung sebagai laba murni usaha.

Mengelola arus kas perusahaan merupakan hal lain yang juga sangat penting. Proyeksi arus kas sebaiknya dibuat secara mendetail sehingga kapan ada uang masuk dan kapan uang harus dikeluarkan menjadi lebih mudah diprediksi dan dikelola. Kondisi saldo terkini juga akan lebih mudah diamati sehingga kondisi minus pada kas perusahaan dapat segera direspon dengan mencari mana pengeluaran yang berlebih atau mana pemasukan yang menurun ataupun tertunda. Laporan keuangan dari arus kas perusahaan wajib dibuat dengan detail dan teliti, setidaknya harus ada laporan rugi laba dan juga neraca yang wajib dibuat setiap periode waktu tertentu. Jika harus mengelola sendiri keuangan perusahaan dan belum terbiasa membuat jenis laporan keuangan tadi maka setidaknya laporan atau catatan keluar masuknya uang dibuat dengan detail.

Sangat dianjurkan untuk memisah peran akunting dengan kasir,hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi manipulasi keuangan perusahaan. Ada banyak kasus ketika peran akunting dan kasir dijadikan satu atau dijalankan oleh satu orang maka terjadi manipulasi laporan seperti kasus dana kas dinyatakan ada pada laporan keuangan, namun ternyata tidak ada ketika dilakukan audit. Usahakan untuk tidak membiarkan karyawan membawa pulang uang perusahaan. Selalu ada resiko dimana uang terpakai untuk keperluan pribadi dengan alasan pengeluaran mendadak untuk biaya keluarga yang sakit ataupun tidak sengaja terpakai untuk pengeluaran konsumtif pribadi karyawan. Melakukan pengawasan ketat pada stok produk yang dijual juga wajib dilakukan, bagian ini juga sangat rawan kecurangan atau manipulasi karena laporan penjualan dan stok barang bisa saja tidak sesuai. Bisa jadi ada stok barang yang telah terjual, namun tidak atau belum dilaporkan dan uang hasil penjualan barang tersebut digunakan untuk keperluan yang tidak semestinya. Kondisi demikian biasanya akan berakhir dengan kehilangan uang dan barang karena barang telah terjual namun tidak ada pemasukan dari hasil penjualan barang tersebut.


Member Banner

Google Analytics Alternative