Ayo Waralaba Ayo Waralaba Ayo Waralaba

Detail Kiat - Kiat

3 Faktor Mencari Peluang Bisnis

Administrator Kiat Kiat Dilihat 874 kali

    Mencari peluang bisnis menjadi metode atau cara yang harus dilakukan oleh setiap orang yang ingin menjadi seorang pengusaha atau pebisnis. Baik mereka yang ingin memulai sebuah bisnis maupun yang sudah menjalankannya, tetapi ingin lebih memajukan dan mengembangkannya. Semua itu membutuhkan peluang bisnis yang perlu dicari dan ditemukan. Namun demikian, setiap pebisnis juga harus memperhatikan beberapa faktor saat mencari peluang bisnis. Jangan sampai terjebak atau hanya ikut-ikutan dari orang lain, yang belum tentu cocok dan sesuai bisnisnya untuk dikelola. Pasalnya, tidak sedikit pebisnis yang harus mengalami gulung tikar di tengah jalan karena salah memilih peluang, ditambah pengelolaannya yang tidak optimal. Lalu, apa saja faktor-faktor yang harus diperhatikan tersebut? Berikut informasinya untuk Anda.

1. Modal yang akan dipakai atau dikeluarkan

    Sebaiknya Anda mencari peluang bisnis yang memakai modal usaha yang tidak terlalu besar terlebih dulu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kerugian di masa depan yang tidak begitu besar, karena bisnis yang dilakukan baru pertama kali. Tidak ada salahnya bagi Anda untuk mempraktikkannya. Lagipula, sebuah bisnis yang besar dan berkembang selalu diawali dari yang kecil dulu. Begitu juga modal yang dikeluarkan juga tidak begitu besar. Jika nanti perkembangan bisnis sudah dilihat, silakan bagi Anda untuk menyuntikkan dana lagi sebagai modal lanjutan sebagai tujuan membesarkan bisnis yang sudah berjalan.

2. Sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki

    Sebuah peluang bisnis yang sudah ada di depan mata harus diidentifikasi terlebih dulu, apakah bidang bisnis tersebut sesuai dengan kemampuan dan keahlian Anda atau tidak. Jika iya, silakan untuk menindaklanjutinya dengan serius. Namun jika tidak, sebaiknya Anda berpikir ulang dulu untuk menekuninya. Pasalnya, sebuah bisnis yang dijalankan dan dikelola harus dikuasai karakteristiknya oleh yang mengelolanya. Sebagai contoh, Anda membuka bisnis jual beli motor bekas. Bisnis tersebut Anda pilih karena benar-benar mengetahui tentang karakteristik berbagai jenis motor beserta mesin yang dipakainya. Dengan begitu, bisnis akan lebih mudah dan efektif untuk dijalankan.

3. Perencanaan yang matang dan mendetail

    Sebelum menjatuhkan pilihan pada sebuah bidang bisnis baru, Anda harus merencanakan, mempertimbangkan, dan memperkirakan apakah usaha ini prospek ke depannya lebih menguntungkan atau tidak. Perencanaan yang dilakukan bisa dengan cara membaca berbagai informasi dari beragam media terkait bisnis tersebut. Setelah itu, Anda dapat menganalisis secara sederhana agar dapat disimpulkan untuk menindaklanjutinya atau tidak. Misalnya, Anda sangat tertarik dengan bisnis jual beli valuta asing atau valas. Namun, Anda masih ragu untuk menindaklanjutinya karena belum menguasai benar-benar bidang ini. Anda pun bisa melakukan perencanaan dan perkiraan yang sederhana untuk mengetahui prospek ke depan bisnis valas ini. Semua itu Anda lakukan dalam rangka mencari peluang bisnis. 


Member Banner

Google Analytics Alternative